Lab Mumed PPI 1-2 Bandung

Fungsi Blog Sebagai Sarana Dakwah

Posted on: September 21, 2008

Saya teringat dahulu saat menjadi aktifis berjenggot tipis di kepemudaan Islam, saat itu tengah marak tentang boikot produk yang berbau yahudi ataupun produk-produk mereka yang memusuhi Islam dan ikut mendukung perjuangan musuh-musuh Islam. Hanya saja saya termasuk sedikit dari mereka yang kurang setuju dengan wacana pemboikotan tersebut dengan alasan wacana itu terlalu global dan berlandaskan pemikiran yang terlalu sempit.

Bisa kita bayangkan jika kita ingin konsisten dan benar-benar memboikot seluruh produk yang berbau yahudi tentu kita harus meninggalkan penggunaan media komputer, telepon genggam (HP), internet, kendaraan bermotor bahkan pakaian yang kita gunakan pun tidak terlepas dari produk mereka yang memusuhi Islam. Haruskah kita boikot semua produk itu…?

Nah lho! Apa hubungannya dua paragraf di atas dengan judul tulisan ini, Fungsi Blog Sebagai Sarana Dakwah…? Jika kita runut siapa pemilik jasa layanan blog tentu kita akan menyadari bahwa pemilik layanan pembuatan blog gratis ini (wordpress.com) tentu bukanlah orang Islam, terlebih jika kita menggunakan layanan Blogger.com (blogspot) salah satu penyedia layanan jasa blog gratis yang dimiliki oleh google.com.

Sepanjang pengamatan saya jasa wordpress.com masih terbilang fair dalam artian jika kita salah mengetik alamat URL blog lain yang muncul adalah registrasi blog wordpress.com baru atau URL not found. Sedangkan jika kita menggunakan Blogger.com dan salah mengetikkan akhir alamat URL blog pengguna blogspot maka yang akan keluar adalah propaganda untuk mempelajari Bible (injil) pada biblecollegeonline.com dan ini tentunya bukan ketidaksengajaan pihak blogger (blogspot) dalam meredirect (mengarahkan) URL blog yang salah ketik tersebut. Jika Anda tidak percaya coba buka tab browser baru lalu ketik dan bedakan antara URL blog; pajagalan.blogspot.com dengan pajagalan.blogpsot.com atau silahkan coba alamat blog lain namun kalimat blogspot ubah dengan blogpsot. Antara huruf S dan P di tukar tempat. Apa yang Anda lihat…?

Nah, hubungan antara paragraf pertama dengan semua ini adalah kita tidak bisa memboikot produk-produk yang sekiranya memang bermanfaat dan bisa kita jadikan sebagai sarana dakwah baru. Terlebih di dunia maya yang aspek jangkauannya tidak terbatas. Sejak jauhari saya berusaha mencoba memfungsikan blog salah satunya sebagai sarana dakwah, maka untuk mengapliasikannya saya coba membuat blog tentang Buletin Jum’at dalam bentuk online, Anda bisa mengambil perbandingan fungsi blog sebagai sarana dakwah dengan mengakses Pajagalan.Blogspot.com.

Untuk peserta praktikum diharapkan dengan praktek pembuatan Blog yang diadakan lab multimedia ini salah satunya sebagai sarana dakwah selain fungsi-fungsi blog lain yang telah saya sebutkan sebelumnya. Sehingga selain ngeblog dengan tulisan-tulisan harian (diary online) kita dapat memfungsikan blog sebagai salah satu sarana dakwah baru dan wasilah mencari ridlo, pahala dan maghfirah Allah SWT. Amien.🙂

Penulis: Asep Saepul Hakim.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Dihaturanan…

Wilujeng sumping di blogna gantenger's instruktur lab mumed nu narsis na tos leubeut stadium opat. Disini kita bisa serius tapi lebih diutamakan untuk santai dan tidak terkesan formal. Kita bagian dari blogger dan blogger adalah pejuang informasi sejati yang tahu kapan heureuy dan tahu kapan harus serius. Oleh karenanya.. mari kita menarsiskan masyarakat dan memasyarakatkan narsis. Hidup narsislah pokoknamah... dihaturanan...

Blog Stats

  • 29,357 hits

Top Clicks

  • Tak ada
%d blogger menyukai ini: